Material & Konstruksi
Rangka Hollow vs Kayu untuk Plafon Gypsum, Mana yang Lebih Cocok?
Perbandingan ketahanan, harga, dan perawatan antara rangka hollow besi dan rangka kayu untuk pemasangan plafon gypsum di rumah.
Tim Putra Pratama Gypsum5 menit baca

Salah satu pertanyaan yang paling sering muncul saat survei pasang plafon gypsum adalah soal jenis rangka, hollow besi atau kayu. Keduanya sama-sama bisa dipakai, tapi punya karakter yang cukup berbeda untuk hasil jangka panjang.
Rangka hollow besi galvanis
Rangka hollow adalah pilihan yang paling umum kami pakai untuk pemasangan plafon gypsum di Karawang. Materialnya berupa besi ringan berlapis galvanis yang tahan karat, tidak dimakan rayap, dan bisa dipasang dengan presisi tinggi memakai waterpass. Karena bentuknya konsisten dari pabrik, hasil bidang plafon cenderung lebih rata dibanding rangka kayu.
Kekurangannya, harga per meter rangka hollow biasanya sedikit lebih mahal dibanding kayu kelas menengah ke bawah, meski selisihnya kecil dibanding total biaya proyek secara keseluruhan.
Rangka kayu
Rangka kayu masih dipakai di beberapa proyek, terutama karena harganya lebih murah untuk area yang tidak terlalu luas. Namun kayu punya risiko melengkung seiring waktu, terutama kalau kadar airnya belum benar-benar kering saat dipasang, dan rentan dimakan rayap kalau tidak diberi perlakuan anti rayap sebelumnya.
Rekomendasi kami
Untuk sebagian besar pekerjaan rumah dan ruko, kami merekomendasikan rangka hollow besi galvanis karena lebih stabil dalam jangka panjang dan minim perawatan. Rangka kayu masih bisa jadi pilihan untuk anggaran yang lebih terbatas, asal kayunya benar-benar kering dan sudah diberi perlakuan anti rayap sebelum dipasang.
Kesimpulan
Tidak ada jawaban yang mutlak benar untuk semua kondisi, pilihan tergantung anggaran dan ekspektasi ketahanan jangka panjang. Yang penting, jenis rangka yang dipilih disampaikan jelas di awal beserta konsekuensinya, supaya tidak ada kejutan kualitas setelah plafon terpasang.


